Bab 19: Mixer Hadir, Derry Ikut Jamming, dan Dilema Soal Drummer

 

Akhirnya, mixer Peavey hadir juga di UP-REAL Studio. Kami pun mulai melakukan pengetesan. Karena posisi drummer masih belum jelas, Obhik kembali bolak-balik menjadi drummer dadakan.

Hahaha...

Di tengah proses itu, suatu hari Temmy yang melihat uprealband seperti tidak ada drummer, akhirnya membawa seorang kenalannya bernama Derry. Saat itu, Derry masih sekolah SMU, yang kebetulan lokasinya sangat dekat dengan UP-REAL Studio.

Kami pun beberapa kali jamming bersama, dengan Derry duduk di belakang drum.

Dari beberapa kali latihan itu, gue melihat Derry punya pukulan yang mantap dan gaya bermain yang asyik. Kehadirannya tentu membuat kami punya kesempatan untuk merasakan bagaimana latihan dengan seorang drummer yang memang terbiasa memainkan drum.

Tapi di sisi lain, ada hal yang terus gue pikirkan.

Sejak awal, Uprealband sudah punya komitmen dengan Apoy sebagai drummer. Sementara itu, Apoy masih mudik di Weleri, Kendal, Jawa Tengah. Menghubungi orang dari jarak sejauh itu pada zaman tersebut tidak semudah sekarang. Komunikasi jarak jauh belum semudah tinggal mengirim pesan lewat ponsel seperti yang biasa kita lakukan hari ini.

Jujur saja, situasi itu menjadi dilema buat gue.

Di satu sisi, Derry punya kemampuan bermain drum yang menarik saat jamming bersama kami, dan dia juga berdomisili di Depok, Di sisi lain, kami sudah punya komitmen sebelumnya dengan Apoy, dan Derry pun terlihat ingin sekali masuk sebagai personil Uprealband

Jadi, persoalannya bukan sekadar siapa yang paling cocok duduk di belakang drum. Ada komitmen yang sudah lebih dulu dibuat, sementara keadaan saat itu membuat kami tidak mudah berkomunikasi dengan Apoy.

Dan hingga akhirnya ....

Popular Posts

Pengantar Perjalanan Uprealband 2004 hingga Kini: Papa Dulu Punya Band?

BAB 1 1997–1999: Sebelum Nama Itu Ada

BAB 14 Pasir Digoreng, Glasswool ala Ninja, dan Perjuangan Menyulap Studio